Jumat, Maret 05, 2010

Membuat Tema Pada Email

Kita bisa memberikan sentuhan personal pada e-mail yang kita kirim sesuai dengan kesukaan kita. Misalnya huruf yang kita inginkan untuk e-mail.


Tapi itu sudah biasa. Bila mau sedikit di luar kebiasaan, kita bisa menentukan tema e-mail dengan wallpaper khusus. Dengan begitu e-mail kita tampil berbeda plus dengan gaya yang kita suka.


Untuk membuat teme e-mail Anda, ikuti langkah-langkah ini :

1. Jalankan Outlook.

2. Pada menu [Tools] Anda klik [Options] dan pada jendela yang muncul, klik tab [General].

3. Kemudian klik [Email Options] dan pada jendela “Email Options”, klik tab [Personal Stationery].

4. Dari kotak “Personal Stationery” inilah Anda dapat melakukan perubahan sesuai dengan kepribadian Anda.

5. Klik tombol [Theme] untuk memilih tema e-mail Anda. Setelah jendela “Themes or Stationery” muncul, tampaklah beberapa pilihan misalnya [Axis], [Bars], dan [Blend]. Bila ternyata tema belum di-instal, Anda harus menyiapkan CD Microsoft Office pada CD/DVD-ROM drive dan klik tombol [Install].

6. Bila sudah menemukan tema yang sesuai, selanjutnya Anda dapat memilih font yang sesuai dengan pilihan Anda. Bila Anda ingin memilih font yang berbeda untuk e-mail baru dan e-mail balasan, klik tombol [Font] di bawah pilihan “New Email Message” dan klik juga tombol [Font] di bawah pilihan “Replying or forwarding Message”.

7. Anda juga dapat mengubah font yang sama untuk e-mail yang Anda kirimkan, baik e-mail baru dan e-mail balasan atau e-mail yang terima dengan mengklik tombol [Font] di bawah pilihan “Composing and reading Plain text message”.


sumber : pcPlus

Penemuan Candi di Universitas Islam Indonesia






















Patung Ganesha yang ditemukan saat proses ekskavasi candi di kampus Universitas Islam Indonesia (UII) telah membuka tabir asal agama candi tersebut, yaitu Agama Hindu. Patung ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sehingga meski libur panjang, Natal dan Tahun Baru, pengamanan di lokasi tersebut ditingkatkan.


Ketua tim ekskavasi Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Yogyakarta, Indung Panca Putra menjelaskan, proses ekskavasi dihentikan sementara untuk libur Natal dan cuti bersama. "Pada prinsipnya memang kami hentikan sementara sejak kemarin (24/12) hingga tahun baru besok." terangnya saat dikonfirmasi di lokasi (24/12/2009).


Saat ini, kawasan disekitar lokasi penggalian juga dijaga ketat oleh petugas selama 24 jam. Terkait dengan petugas keamanan, selain pihak kampus UII yang selama ini bertugas, BP3 Yogyakarta juga memperbantukan personelnya. "Kemarin petugas jaga di back up oleh pihak UII, kini kami juga ikut membantu personel pengamanan. Pihak UII sangat apresiasif, kami sangat berterimakasih," ujar Indung.


Meskipun demikian, hingga kini pihaknya masih belum memutuskan untuk meminta bantuan pihak kepolisian untuk turut melakukan penjagaan. Namun, jika dirasa perlu, semua pihak akan turut dilibatkan.


sumber : http://fit.uii.ac.id/


Jumat, Februari 26, 2010

Jenis - jenis Cybercrime

Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang disebabkan oleh pemanfaatan tekhnologi internet. Dari pengertian di atas, dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat di definisikan sebagai perbuatan melawan hokum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan tekhnologi computer dan telekomunikasi.


Jenis Cybercrime

Berdasarkan jenis aktifitas yang dilakukannya, cybercrime dapat digolongkan menjadi beberapa jenis sebagai berikut:

1. Unauthozied Access

Merupakan kejahatan yang terjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Probing dan port merupakan contoh kejahatan ini.

2. Illegal Contents

Merupakan kejahatn yang dilakukan dengan memasukkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum, contohnya adalah penyebaran pornografi.

3. Penyebaran Virus Secara Sengaja

Penyebaran virus pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.

4. Data Forgery

Kejahatan jenis ini dilakukan dengan tujuan memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet. Dokumen-dokumen ini biasanya dimiliki oleh institusi atau lembaga yang memiliki situs berbasis web database.

5. Sabotage & Extortion

Sabotage and Extortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yang terhubung dengan internet.

6. Cyberstalking

Kejahatan jenis ini dilakukan untuk mengganggu atau melecehkan seseorang dengan memanfaatkan komputer, misalnya menggunakan e-mail dan dilakukan berulang-ulang. Kejahatan tersebut menyerupai teror yang ditujukan kepada seseorang dengan memanfaatkan media internet. Hal itu bisa terjadi karena kemudahan dalam membuat email dengan alamat tertentu tanpa harus menyertakan identitas diri yang sebenarnya.

7. Hacking & Cracker

Istilah hacker biasanya mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Adapun mereka yang sering melakukan aksi-aksi perusakan di internet lazimnya disebut cracker. Boleh dibilang cracker ini sebenarnya adalah hacker yang yang memanfaatkan kemampuannya untuk hal-hal yang negatif. Aktivitas cracking di internet memiliki lingkup yang sangat luas, mulai dari pembajakan account milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan virus, hingga pelumpuhan target sasaran. Tindakan yang terakhir disebut sebagai DoS (Denial Of Service). Dos attack merupakan serangan yang bertujuan melumpuhkan target (hang, crash) sehingga tidak dapat memberikan layanan.

8. Hijacking

Hijacking merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. Yang paling sering terjadi adalah Software Piracy (pembajakan perangkat lunak).




Kamis, Februari 25, 2010

Kesamaan Derajat & Sosial

Pelapisan sosial dan kesamaan derajat banyak kita jumpai di lingkungan kita , berbagai hal dalam hal apa pun pasti tak luput dari perbedaan dalam pemberian , kesamaan , kesetaraan , pembagian yang setimbang dengan yang lainya. Mungkin semua orang tak heran dedengan semua ini karena mereka tak begitu menanggapi tetapi ada juga yang menanggapinya dan mengkritiknya. Karena bagi yang mengkritiknya hal itu sangat tidak adil terhadap semua tindakan yang akan terjadi nanti atau sesudah hal yang terjadi , mereka mau semua menadapatkan hal itu yang sama tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lainya.


Kesamaan derajat terkadang membuat orang berwibawa dan sangat disegankan di sekitar lingkungannya, tetapi ada juga yang mereka ingin sama dengan apa yang mereka rasakan. Karena mereka tak ingin diberlakukan tak adil terhadap semua yang akan dilakukan atau dilaksanakan oleh orang itu.

Pelapisan sosial bias dikategorikan sebagai sebuah urutan atau tingkatan , sedangkan kesamaan derajat, sama seperti dengan pelapisan social tetapi kesamaan derajat ialah sesuatu yang bias dikatakan memiliki status, tingkatan tang sama dalam lingkungan atau daerahnya.


Pelapisan social dan kesamaan derajat memiliki tali hubungan yang erat , karena kedua hal ini sangat berkaitan antar yang satu dengan yang lain.maka dari itu, semua atau sebagian orang yang mengkritik hal ini , karena bila tak mengkritik , orang itu bias dikatakan akan keterlaluan terhadap semua hak dan kewajiban yang harus dibagi sama ratakan terhadap semua orang, tetapi semua itu kembali keorang itu sendiri atau pribadi diri kita, karena semua itu kita yang melakukan dan melaksanakan serta kita juga pun yang akan rasakan jika kita bias melakukan sesuai yang ditetapkan.